Bukan aku berusaha melupakanmu, bukan itu.
Tapi rupanya, sebuah rumah teduh akhirnya menjadi kebutuhan hatiku.
Rumah yang mampu menerima seadaku dan keberadaanku.
Yang akan kutinggali hingga masa tuaku; masa depanku.
Masa depanku yang ternyata bukan tinggal di rumah hatimu.
Thursday, June 18, 2015
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)

0 comment :
Post a Comment