Friday, January 24, 2014

sebab kau hanya mampu menelan waktu dan memuntahkannya lagi sebagai aku

Selamat pagi, Sayang. Usai rindu terkunci dan kecupan
tak bernapas lagi, janji siapa yang akau kau buka?

matahari yang biasa mengintip di ketiak jendela kian jauh
sedang selimutan masih berutang hangat lengan yang kau buang

aku percaya, di suatu tempat di kalendermu itu
ada tanggal yang patah menyisa runcing,
menusuk telunjukmu

waktu serupa tutup botol yang diputar. membuka
sesuatu perlahan-lahan, menyeruak segala rindu
yang tertahan-tahan

kau tentu tahu rindu selalu membuatku jatuh,
lalu mencintaimu


*

kuputarkan untukmu alunan lambada
apa kau mengingat sesuatu, Sayang?
mungkin debar canggungku mengikuti gerak rindu
yang menari-nari

kau perlu tahu, kal keningmu masih bersih
dari retakan-retakan usia, aku duduk menekuri kanvas
mencatat senyuman yang tiba padamu

maka aku kemarikan tangan cat kuku biru dijemariku
aku ingin menari, merayakan rindu
hingga pagi benar-benar kembali sekali lagi,
mendiamkan diammu, dan diamku
mendiamkan kita

dalam riuh
kau menelan waktu-waktu, sementara di tanganku
ssendok pelagi siap kusuapkan
dan kau pergi dengan repihan pesan
"mari saling meninggalkan"

*







suaramu dengung nyamuk yang hendak kutepuk,
mematikan kenangan di telapak tangan



sementara kau menjelma menjadi wangi
menyelipkan diri keringatku
ah, sudahkah kubilang rindu adalah kelemahanku?

sudah, Sayang, tarik saja selimutmu dan tidurlah kembali
dan mimpikan aku sebagai potongan pagi yang mati

hingga kau akan terkejut saat terbangun, melihat pagi
masih menyambutmu dengan rindu yang mengembun di ketiak jendela
pun aku tersenyum padamu disana

sebab kau hanya mampu menelan waktu
dan memuntahkannya lagi sebagai aku

Friday, January 10, 2014

Bagaimana jika..

Bagaimana Jika, Aku beternak kunang-kunang dipipimu?
Agar kala aku menyapa--
sinarnya berpendar daripadanya

Bagaimana jika aku jadi bunga dan kamu jadi udara?
Agar karena kita--
Dunia dipenuhi kupu-kupu sejuta warna

Bagaimana jika aku jadi semut dankamu jadi sekotak roti isi madu?
Agar aku bisa merasakan surga--
Tanpa harus mati lebih dulu

Bagaimana jika, aku jadi aku, dan kamu jadi kamu?
Supaya kelak jika kita menyatu--
Tak ada pura-pura yang akan jadi benalu

Bagaimana jika kita membuat janji untuk bertemu dikehidupan lain kali?
Agar meski kita sekarang terpisah--
Tapi kita punya harapan pasti

Friday, January 3, 2014

Happy New Year 2014

There are time when I regret some things done or not done in the past 

But

 I will eventually convince myself that those  mistakes have moulded me into who I am now.

So in a way, they are still blessings in disguise perhaps.



Happy New Year 2014

More Wealth and Blessing 


Love