Tuesday, December 10, 2013

Pagiku embun

Pagi ini
bulir air berbaris pada ujung daun pakis
Entah itu embun
Entah itu sisa tangis gerimis

Tanah yang basah
tampak lembab dari pelbagai arah
Ini ulahmu.!
Hujan rindu karenamu 
membasah sekujur penjuru dadaku

Ini bukan hanya soal gerimis,
tanah, dan basah.
Tapi ini juga soal embun,
rindu, dan kamu.

Kamu yang selalu mengembunkan pagi ku

Friday, December 6, 2013

Sebuah nama penuh rindu



Dan ini yang ku sebut rindu;
Sebait nama yang ku sebut
sepanjang malam

mimpi yang berulang
sebelum dibangunkan

sebentuk cahaya
dalam gelap membutakan

seulas senyum hadir
kala airmata tak kunjung henti

memanggil dengan sungguh
dalam sujud penuh

cerita

Setiap hari adalah cerita
meski sering kali aku tak bisa menemukan kata yang tepat
untuk mengungkapkan

Tawa dan tangis kadang menyapu bersih
keinginan
tetapi mentari selalu terbit di hari berikutnya
bersama keinginan-keinginan lain
dan kesedihan-kesedihan lain

Sesekali mungkin kita bosan
namun ketika saling berpelukan
semua kebosanan hilang
dibalik dadamu yang bidang

Setiap cerita ada akhirnya
seindah apapun, semiris apapun
juga tentang kita
meskipun aku tak menginginkannya

Thursday, December 5, 2013

Sekotak Gerimis

Ku hadiahkan sekotak gerimis
Pada hari di setiap tanggal 5

"Mengapa?"

Agar dapat menari didalamnya
Dan tak seorang pun
Dapat menghitung banyaknya
Rindu yang kita punya

Agar dapat bersenandung riang didalamnya
Dan tak seorang pun
Dapat menghitung banyaknya
Cinta yang kita punya

"Tidak kah kau suka?"

Aku hanya ingin menciummu di bawah gerimis
Biarkan tetesnya mengalirkan
Semua rasa yang kita punya

Aku hanya ingin memelukmu di bawah gerimis
Biarkan tetesnya mengalirkan
Semua cinta kita dalam aliran nadi kita

Bila kau bertanya
"Seberapa besar cinta mu pada ku?"
Lihatlah keluar setiap hujan turun
Lalu hitunglah setiap tetes hujan yang turun

"Kenapa?"

Karena setiap tetesnya ada rindu
yang teruntuk mu
Karena disetiap tetesnya ada cinta
yang selalu kuciptakan untukmu.






Wednesday, December 4, 2013

Saat Hujan

Tahun  ini kemarau tak singgah
sebab gerimis masih rindu rerumputan
dan langit punya banyak titipan airmata
dari para wanita yang tak sanggup menyimpannya


Gerimis sore ini akan menghentikan langkahmu yang tergesa
dan terpaksa duduk dibangku taman dekat kantor kita
termenung lama, menarik nafas panjang.

aku ingin duduk disampingmu
meraih tanganmu dan mendekatkan ke pipi
menciumnya sejenak dan memberi kehangatan
betapa pun di antara kita terbentang jarak
yang tak mungkin didekatkan

hujan semakin lebat seperti juga kesedihan
saat melihat saputangan bersulam nama kita
kau usapkan diwajahmu yang panjang
lalu jingga cakrawala menghilang
ditelan kegelapan

lain kali bawa payung sayang
agar kita bisa jalan-jalan berdua
menyusuri kenangan dibawah rinai hujan
betapa pun kita adalah satu dari sekian juta manusia
yang berharap disatukan oleh Tuhan
saling mencinta selamanya
Tapi apa daya sekali lagi kita hanya mampu berdoa
Memohon agar Sang Kuasa Menyatukan kita dalam ikatan abadi.

Tuesday, December 3, 2013

Surat cinta kita....

Hai Calon istriku..
di setiap sujudku pada Tuhanku, aku selalu berdoa untuk mu,
berdoa agar engkaulah yang nanti nya menjadi ibu dari anak-anaku kelak.
Menjadi pendidik pertama anak-anakku kelak.

sayangku..
engkau tau bahwa diri ini selalu menghawatirkanmu,
tau jika engkau bisa menjaga diri..
tapi ingatlah,
bahwa diri ini selalu ingin selalu melindungimu.

sayangku..
mungkin engkau juga tau bahwa rasa cemburu pada diri ini juga terlalu besar untuk diungkapkan.
Hanya tidak ingin engkau tertarik pada pria lain disana.

calon istriku..
dalam hati kecil ini ingin melihatmu suatu saat nanti memakaikan hijab diwajahmu yang cantik.
Jangan marah ataupun kesal jika caraku tidak sesuai dengan keinginnanmu.
itu semata-mata aku hanya ingin membuat lebih baik.
Percayalah bagaimanapun juga kamu aku selalu mencintaimu.

calon istriku..
kita memang berbeda..
kita memang mempunyai ego dan emosi,
aku berbaharap engkau tidak lelah selalu menegurku jika aku salah.

Karena engkaulah calon pendampingku


From your love  ,                            
@irfanwarrable                               






Ada rasa bahagia ketika kubaca surat cinta ini,
entah lah,
Pria ini mampu membuatku merasa kesal dan bahagia dalam waktu bersamaan.
aku tak cukup mengenalnya hanya dalam beberapa saat.
Untuk ku,,
butuh waktu seumur hidup untuk mengenal nya.

Sayang,.
aku membaca dengan baik puisi surat cinta yag kau buat untuk ku..
Namun biarkan lah aksaramu bertebaran di angkasa
karena, aku ingin mereka semua mampu melihat 
betapa indahnya cinta kita.
karena cinta ini milik kita.

with love, Ken                 


Monday, December 2, 2013

Dia..

Dia pernah menitipkan salam 
dan tersenyum padaku
Entah, maksud apa yg dituju

Dia pernah menitipkan sajak
dan lagu padaku.
Mungkinkah, ku dendangkan kembali padamu.

Dia pernah menitipkan angan 
dan harapan padaku.
Terserah, namun apalah dayaku.

Dia pernah menitipkan asa kepercayaan padaku
Pergilah, seribu dusta tlah bertahta di benakmu

Dia pernah menitipkan rasa 
dan kenangan padaku
Biarlah, sempatku buang di telan waktu.

Dia pernah menitipkan suka & duka padaku
lelah, kuhirup duka pergi bak arjuna.

Dia pernah menitipkan jiwa & raga padaku
Heranlah, karena Dia bukan Tuhan ku.