Dia pernah menitipkan
salam
dan tersenyum padaku
Entah, maksud apa yg dituju
Dia pernah menitipkan sajak
dan lagu padaku.
Mungkinkah, ku dendangkan kembali padamu.
Dia pernah menitipkan angan
dan harapan padaku.
Terserah, namun apalah dayaku.
Dia pernah menitipkan asa kepercayaan padaku
Pergilah, seribu dusta tlah bertahta di benakmu
Dia pernah menitipkan rasa
dan kenangan padaku
Biarlah, sempatku buang di telan waktu.
Dia pernah menitipkan suka & duka padaku
lelah, kuhirup duka pergi bak arjuna.
Dia pernah menitipkan jiwa & raga padaku
Heranlah, karena Dia bukan Tuhan ku.
dan tersenyum padaku
Entah, maksud apa yg dituju
Dia pernah menitipkan sajak
dan lagu padaku.
Mungkinkah, ku dendangkan kembali padamu.
Dia pernah menitipkan angan
dan harapan padaku.
Terserah, namun apalah dayaku.
Dia pernah menitipkan asa kepercayaan padaku
Pergilah, seribu dusta tlah bertahta di benakmu
Dia pernah menitipkan rasa
dan kenangan padaku
Biarlah, sempatku buang di telan waktu.
Dia pernah menitipkan suka & duka padaku
lelah, kuhirup duka pergi bak arjuna.
Dia pernah menitipkan jiwa & raga padaku
Heranlah, karena Dia bukan Tuhan ku.

0 comment :
Post a Comment