Saturday, August 15, 2020

prosa

 Ia hadir kembali 

mengikatmu dalam kenangan 
membuaimu dalam bayangan 

kamu menangis dalam diam

merintih.


Ia membawa mu lebih jauh 

jiwa mu tak mampu menggapai raga mu 

Ia menarik mu lebih dalam

Nafas mu dipaksa berhenti dalam ruang