Friday, February 20, 2015



I finished crying in the instant that you left
And I can't remember where or when or how
And I banished every memory you and I had ever made

Seketika lantunan irama dan lirik lagu tersebut menyelinap masuk ketelinga, melaju pesat menuju pusat otak.
seketika itu pula segala ingatan berputar pada masa yang tak ingin lagi terkenang.

Saat itu,
Kita begitu sombong menentang kehendak Tuhan. 
Mendahului apa yang seharusnya terjadi 
Memaksa kata "Iya" pada kata yang seharusnya "Tidak"
Memaksa kata "benar" pada hal yang "salah".
Memaksa kata "setuju" pada segala yang tidak dibenarkan.

Kita terlalu yakin pada apa yang kita yakini, bahwa kita tak adalah jodoh.
Bersatu dan tak akan ada yang memisahkan.

Cinta,
ya, sebut saja itu cinta. atau mungkin itu hanya kata yang dapat kita gunakan sebagai alasan untuk menentang semua.

sampai pada titik dimana waktu tak mampu lagi berbohong, 
Kau tahu, aku tahu, kita tahu.
bahwa sebenarnya kita tak akan pernah satu hanya saja kita terlalu sombong untuk berkata tidak.

dan seiring berjalan
kita menjadi pesakitan.
Kau menyakiti ku
Aku menyakiti mu.

Kita berpelukan erat dan menikam satu sama lain tanpa belas kasih.
Lalu kau pergi 
Menyerah.. 
Aku terdiam. 

Kamu bilang hati mu hanya ku namun tidak begitu adanya.
Bukan kah cinta tak akan pernah berkhianat
Bukan kah cinta ta akan pernah menyakiti.

Kamu berkata tak akan mampu hidup tanpa ku;
Bagaimana kamu menghabiskan waktu mu tanpa tawa dan tangis ku ; tanpa senyum dan marah mu.


Kau tahu ; 
Kita hanya terikat pada rasa takut : Sepi 
Kita hanya dihantui pada keadaan ; sendiri 


*****

Pada akhirnya aku tertawa mengingat nya

Iya kau hanya pembual tangguh,
Lihat lah tanpa ku kau tetap hidup, 
Akuilah kau lebih ringan untuk berganti pasangan sebanyak mengganti pakaian.

Kau terlalu mudah.
Mudah meyakinkan lalu melukai hingga menyakiti dengan sadar atau tidak kau membunuh mereka perlahan.
Iya senjata tipu daya mu.

Aku pada akhirnya bahagia ; tidak mati ditanganmu


But you were history with the slamming of the door
And I made myself so strong again somehow
And I never wasted any of my time on you since then


Lagu itu mulai mencapai bait akhir 
Lalu wanita yang termenung menatap diri nya dicermin berkata 

;
Aku lupa bahwa aku sakit
Aku lupa bahwa aku pernah cinta
tapi aku tak akan lupa ;
Kau pernah datang dan menetap sementara
Membuatku belajar ;
Kekuatanku
Dan itu yang akhirnya buatmu sadar
Membuat ku hancur akan semakin menghancurkan mu



0 comment :

Post a Comment