bagaimana bisa, engkau diperdaya ia yang
tak punya daya setelah habis kuperdaya?
engkau hanya sebatas buatnya kagum
tapi tak sekali-kali ia merasa nyaman
engkau hanya sebatas buatnya bahagia
tapi tak kan sudi merawat luka-lukanya
dan kedegilan hatiku, kata pria itu
seperti kijang haus yang tetap berlarian
meski tahu hutan dalam tahun kekeringan
kau bisa menganggapku sebagai gema
yang hingga kini bergaung di kepalanya
lebih nyaring, dari tuhan yang menjerit

0 comment :
Post a Comment